Kreatif dan Edukatif, Permainan Tradisional Meriahkan Class Meeting SMPN 04 Merangin

Balairakyat.id,-

MERANGIN – Suasana berbeda tampak di SMP Negeri 04 Merangin saat pelaksanaan kegiatan class meeting usai pelaksanaan Penilaian Akhir Semester. Tidak seperti biasanya, sekolah ini mengemas class meeting dengan menggelar berbagai lomba permainan tradisional yang sarat nilai edukatif dan budaya.

Beragam permainan tradisional seperti congklak, tarik tambang, hingga gobak sodor dipertandingkan dan diikuti antusias oleh para siswa dari seluruh kelas. Gelak tawa dan semangat sportivitas mewarnai setiap perlombaan yang digelar di halaman sekolah.

Kepala SMP Negeri 04 Merangin, Sisca Yuliasary,.S.P, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan tidak hanya sebagai hiburan setelah ujian, tetapi juga sebagai upaya melestarikan permainan tradisional yang mulai jarang dimainkan oleh generasi muda.

“Melalui class meeting ini, kami ingin mengenalkan kembali permainan tradisional kepada siswa. Selain menyenangkan, permainan ini juga melatih kerja sama, kejujuran, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya lokal,” ujarnya, Selasa (16/12/2025).

Menurutnya, di tengah maraknya penggunaan gadget dan permainan digital, kegiatan semacam ini dinilai penting untuk membangun interaksi sosial antar siswa serta menumbuhkan rasa kebersamaan.

Para siswa pun mengaku senang dengan konsep class meeting tersebut. Menurut mereka, lomba permainan tradisional memberikan pengalaman baru sekaligus mengingatkan permainan yang pernah dimainkan orang tua mereka di masa lalu.

“Kegiatannya seru dan ramai.Mereka bisa main bersama teman-teman dan tidak membosankan,”ungkapnya.

Kegiatan class meeting ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin sekolah, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter yang menyenangkan bagi peserta didik SMP Negeri 04 Merangin. Ia pun berharap, class meeting dengan lomba permainan tradisional ini dapat menjadi agenda rutin sekolah ke depan.

“Siswa tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga mampu menumbuhkan karakter positif seperti kebersamaan, sportivitas, kejujuran, serta kecintaan terhadap budaya daerah. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana mempererat hubungan antar siswa dan guru, sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan,”tutupnya.

Reporter : Yazdi Awan