Menjelang Akhir Tahun, Tanpa Papan Informasi, Proyek di Kelurahan Pasar Baru Disorot
Balairakyat.id
Merangin-Tidak adanya papan informasi pengerjaan pembangunan drainase di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, menimbulkan tanda tanya besar. Diduga pembangunan Drainase diameter 150 M ini, terkesan sengaja tidak dibuat dari pihak kontraktor tersebut tidak memasang papan informasi demi mendapat keuntungan pribadi. Padahal papan informasi setiap pengerjaan pembangunan yang bersumber dari dana Kelurahan ini tentu sifatnya sangat penting untuk keterbukaan publik.
Akibatnya, sejumlah masyarakat setempat komplen atas pengerjaan Drainase selain tidak dipasang papan informasi Masyarakat juga kecewa karena Drainase tersebut dikerjakan diduga asal jadi.
Sementara, Fungsi Utama Papan Informasi Proyek
Transparansi dan Akuntabilitas Menampilkan detail proyek (lokasi, biaya, pelaksana, sumber dana) untuk memenuhi kewajiban keterbukaan, terutama pada proyek pemerintah, dan mencegah korupsi.
Informasi Publik Memberitahu masyarakat sekitar tentang adanya proyek, jadwal, dan potensi dampak, serta memberikan informasi tata ruang atau perizinan.
Pantauan dilapangan, terlihat jelas dari beberapa kejanggalan dari pembuatan Proyek tersebut, mulai dari mutu dan kualitas Proyek dengan kasat mata salah satunya Drainase dikerjakan tidak sesuai keinginan masyarakat karena posisi Drainase tidak seimbang dengan badan jalan, UT salah seorang warga setempat mengaku begitu kecewa dengan pekerjaan tersebut.
” Kami selaku warga sini merasa sangat kecewa yang pertama tanpa papan informasi, terus Drainase ini juga amburadul, harus bukan seharusnya tapi memang harus, Drainase itu di bawah permukaan badan jalan, ini malah di atas badan jalan, jadi kalau hujan tentu berdampak banjir di tengah jalan tidak mungkin air itu mengalir keatas tentu kebawah nah sedangkan Drainase ini tingginya melebihi badan jalan,” beber UT dengan kesal dari raut wajah yang begitu kecewa, Selasa (30/12/2025).
Terkait hal itu, masyarakat pun berharap, baik itu Kelurahan setempat maupun Pemerintah Kabupaten Merangin tentunya dari pihak inspektorat agar bisa turun langsung kroscek pada Proyek Drainase yang dikerjakan saat ini.
“Jangan sampai terlambat mumpung itu baru dikerjakan yang kami takut kalau sepanjang seratus lima meter itu semua di atas badan jalan tingginya bisa jadi saat hujan turun terendam jalan ini,”jelasnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, media ini belum mendapat keterangan resmi baik itu dari Kelurahan setempat ataupun pihak ketiga yang mengerjakan pembangunan drainase tersebut, kami selaku kontrol sosial memberi hak jawab klarifikasi tentang pengerjaan pembangunan drainase tersebut. Terlebih lagi pengerjaan sudah diakhir tahun masyarakat pesimis pengerjaan bisa selesai tepat waktu.
