SMP N 01 Merangin Gelar Komunitas Belajar dengan Tema “Papan Interaktif Digital dalam Pembelajaran”
Balairakyat.id,-
Merangin – Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan serta menjawab tantangan pembelajaran di era digital, SMP Negeri 01 Merangin menggelar kegiatan Komunitas Belajar di lingkungan sekolah dengan mengusung tema “Papan Interaktif Digital dalam Pembelajaran”.
Kegiatan ini menjadi wadah kolaboratif bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi, khususnya dalam pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran yang inovatif dan efektif.
Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan. Sejak awal kegiatan, suasana terlihat hidup dengan diskusi aktif, interaksi antar peserta, serta keinginan kuat untuk terus belajar dan berkembang dalam dunia pendidikan yang semakin dinamis.
Kepala SMP Negeri 01 Merangin Ismalinda,.S.Pd dalam sambutannya menegaskan, bahwa transformasi pendidikan tidak dapat dipisahkan dari peran guru sebagai ujung tombak dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, guru dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan bermakna bagi peserta didik.
“Komunitas belajar ini bukan hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi ruang berbagi, berkolaborasi, dan saling menguatkan antar guru. Dengan mengangkat tema papan interaktif digital, kita ingin memastikan bahwa guru di SMP Negeri 01 Merangin mampu mengikuti perkembangan zaman dan memanfaatkannya secara optimal dalam pembelajaran,”ujarnya, Sabtu (18/04/2026).
Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai konsep dasar penggunaan papan interaktif digital, manfaatnya dalam pembelajaran, serta berbagai fitur yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterlibatan siswa di kelas. Tidak hanya teori, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung, di mana para guru mencoba menggunakan perangkat tersebut dalam simulasi pembelajaran.
“Melalui praktik ini, guru diajak untuk merancang pembelajaran yang lebih visual, interaktif, dan partisipatif. Papan interaktif digital memungkinkan guru untuk menampilkan materi secara dinamis, seperti video pembelajaran, animasi, kuis interaktif, hingga kolaborasi langsung antara siswa dan guru dalam satu layar. Hal ini dinilai mampu meningkatkan daya tarik pembelajaran serta membantu siswa dalam memahami materi secara lebih mendalam,”jelasnya.
Selain itu, lanjut Ismalinda, sesi diskusi dan berbagi praktik baik (best practice) menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Para guru saling bertukar pengalaman mengenai tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan teknologi di kelas. Diskusi tersebut juga melahirkan berbagai ide kreatif yang dapat diterapkan dalam pembelajaran lintas mata pelajaran.
“Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para guru dapat mengimplementasikan hasil pembelajaran ke dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Tidak hanya itu, komunitas belajar juga diharapkan menjadi budaya positif di lingkungan sekolah yang terus berkembang dan berkelanjutan,”ucapnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong implementasi pembelajaran berbasis teknologi serta penguatan kompetensi guru di era digital. SMP Negeri 01 Merangin menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebijakan tersebut melalui berbagai program peningkatan kapasitas guru, salah satunya melalui komunitas belajar ini.
Di akhir kegiatan, dilakukan sesi refleksi bersama untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan serta merumuskan rencana tindak lanjut. Para guru berkomitmen untuk mulai menerapkan penggunaan papan interaktif digital di kelas masing-masing, serta terus saling mendukung dalam proses adaptasi teknologi.
“SMP Negeri 01 Merangin optimis bahwa melalui langkah-langkah inovatif seperti ini, kualitas pembelajaran akan semakin meningkat, sehingga mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga melek teknologi dan siap menghadapi tantangan masa depan,”terangnya.
Salah satu peserta kegiatan mengungkapkan bahwa kegiatan komunitas belajar ini sangat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan profesional guru.
“Kami tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi juga inspirasi dan motivasi untuk terus berinovasi. Penggunaan papan interaktif digital membuat pembelajaran terasa lebih hidup dan menyenangkan bagi siswa,” ungkapnya.

