Pasca Pegawai Rumah Sakit Mogok Kerja, Komisi II DPRD Merangin Sidak Pelayanan dan Cek Peralatan Kesehatan

Balairakyat,-

MERANGIN – Pasca aksi mogok kerja yang dilakukan sejumlah pegawai rumah sakit beberapa waktu lalu, Komisi II DPRD Kabupaten Merangin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah sakit guna memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Dalam sidak tersebut, rombongan Komisi II DPRD Merangin meninjau langsung berbagai ruang pelayanan, mulai dari ruang rawat inap, instalasi gawat darurat (IGD), hingga fasilitas penunjang kesehatan lainnya. Selain memantau pelayanan pasien, para anggota dewan juga mengecek kondisi dan kelayakan sejumlah peralatan kesehatan yang digunakan rumah sakit.

Anggota Komisi II DPRD Merangin As’ari Elwakas, mengatakan, sidak dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap pelayanan publik, khususnya sektor kesehatan yang menyangkut kebutuhan masyarakat luas.

“Kami ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu pasca persoalan internal yang terjadi beberapa waktu lalu. Rumah sakit harus tetap memberikan pelayanan maksimal kepada pasien,” ujarnya, Jum’at (08/05/2026).

Dari hasil peninjauan sementara, pelayanan rumah sakit disebut masih berjalan, meski pihak DPRD menemukan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian dan pembenahan, terutama terkait fasilitas dan ketersediaan alat kesehatan.

Selain itu, Komisi II juga meminta pihak manajemen rumah sakit segera menyelesaikan berbagai persoalan internal agar tidak kembali berdampak terhadap pelayanan masyarakat. DPRD menilai komunikasi antara manajemen dan pegawai harus diperbaiki demi menciptakan suasana kerja yang kondusif.

“Kami berharap semua pihak bisa menahan diri dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Permasalahan internal harus diselesaikan dengan baik tanpa mengorbankan pasien,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, rombongan komisi II DPRD Merangin juga sempat menemui pegawai RSUD Abundjani Bangko, agar dengan kondisi yang belum stabil ini tetap melayani masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Pasca sidak ini Ia menyampaikan kondisi terkini pelayanan serta beberapa kebutuhan yang dinilai perlu mendapat dukungan pemerintah daerah, termasuk terkait peningkatan sarana dan prasarana kesehatan.

Sidak tersebut diharapkan menjadi langkah evaluasi agar kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Merangin semakin baik dan masyarakat tetap mendapatkan layanan yang optimal.

“Pasa Prinsipnya sidak ini untuk melihat pelayanan, dan peralatan rumah sakit. Dan untum permasalahan Paruh Waktu (PW) yang belum digaji akan dirapatkan dengan direktur RSUD, BPKAD, dan pihak terkait guna mencari solusi yang baik,”pungkasnya.