Hujan Tak Jadi Alasan, Abong Fendi dan Warga “Mandikan” Jalan Amblas dengan Koral

Balairakyat.id-

Merangin – Setelah sehari sebelumnya melakukan perbaikan jalan amblas bersama pengusaha lokal alat berat asal Desa Muara Delang, kali ini Abong Fendi kembali melakukan hal serupa. Meski hujan mengguyur di lokasi, ia tetap turun langsung bersama warga untuk melanjutkan penimbunan jalan amblas dihari kedua menggunakan koral. Bak kata, meski Ia Bermandi Hujan dijalanan, Jalan tersebut juga ikut Bermandi hujan ditambah “Bermandi Koral”.

Seperti diketahui, jalan yang diperbaiki merupakan akses vital yang menghubungkan wilayah Margoyoso menuju SPC Hitam Ulu Muara Delang, Kecamatan Tabir Selatan.

Kali ini, tak tanggung-tanggung Abong Fendi, menggandeng pihak perusahaan PT SGN dan para dermawan untuk menimbun jalan tersebut agar tetap kokoh jika dilalui kendaraan roda empat.

Meski sebelumnya, kerusakan jalan akibat amblas sempat menimbulkan kekhawatiran karena membahayakan pengguna jalan dan berpotensi menghambat roda perekonomian masyarakat.

Menyadari urgensi tersebut, Abong Fendi yang juga wakil ketua DPRD Merangin ini bergerak cepat menggandeng warga dan pihak PT SGN untuk melakukan perbaikan darurat agar jalan tetap dapat dilalui dengan aman.

Di tengah guyuran hujan, Abong Fendi tampak ikut mengawasi proses penimbunan, mengatur distribusi material koral, serta bekerja bersama warga yang bahu-membahu menata material pada titik-titik kerusakan.

Pemandangan itu menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak berhenti pada kata-kata, apalagi sekedar ‘omon-omon tetapi diwujudkan melalui tindakan langsung di lapangan.

“Alhamdulillah pada hari ini kita kembali menimbun jalan menggunakan koral setelah sehari sebelumnya memperbaiki jalan menggunakan alat berat bersama pengusaha lokal. Dan pada hari ini perbaikan jalan dibantu dengan PT.SGN yang menyumbangkan koral. Kami sangat berterima kasih sekali artinya perusahaan ini peduli dengan jalan diwilayah ini,”katanya, Jumat, (15/06/2026).

Masih dikatakan Abong Fendi, penimbunan jalan amblas darurat itu sifatnya hanya sementara menjelang ada perbaikan secara permanen oleh pemerintah. Menurutnya, jalan tersebut sudah bisa dilalui kembali oleh kendaraan roda empat bahkan kendaraan pengangkut sawit yang muatannya bisa mencapai belasan ton.

“Tadi truck pengangkut sawit sudah bisa lewat, karena sudah kita timbun pakai batu. Insya Alloh jalannya sudah kuat,”ujarnya.

Material koral yang digunakan diharapkan mampu memperkuat struktur jalan untuk sementara waktu, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintas dengan lebih aman. Warga berharap perbaikan ini dapat menjaga kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah tersebut.

Aksi gotong royong ini juga menjadi simbol kuat bahwa kerja sama antara masyarakat, pihak perusahaan, dan wakil rakyat dapat menghasilkan solusi cepat dan nyata. Ketika hujan turun dan medan menjadi semakin berat, semangat untuk memperbaiki akses vital justru tidak surut.

Kalau akses jalan terganggu, aktivitas masyarakat juga ikut terhambat. Karena itu, kami bersama warga dan pihak perusahaan berupaya agar jalan ini segera bisa digunakan dengan aman sambil menunggu penanganan permanen dari pemerintah,” ujar Abong Fendi di sela-sela kegiatan.

Langkah Abong Fendi bersama warga Muara Delang mendapat apresiasi luas karena mencerminkan komitmen untuk terus memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan.

Dengan semangat kebersamaan, jalan yang sempat mengkhawatirkan kini mulai kembali stabil. Di tengah hujan yang mengguyur, harapan masyarakat pun ikut tumbuh, bahwa dengan kepedulian dan gotong royong, setiap persoalan dapat diatasi bersama.

Warga menyambut baik langkah tersebut dan mengaku sangat terbantu dengan kehadiran wakil rakyat yang turun langsung ke lokasi. Menurut mereka, tindakan cepat ini menunjukkan kepemimpinan yang responsif dan benar-benar hadir ketika masyarakat membutuhkan solusi.

“Kami sangat mengapresiasi Pak Abong Fendi. Beliau tidak hanya membantu material, tetapi ikut bekerja bersama kami meskipun hujan turun cukup deras,” pungkas salah seorang warga.

Reporter : Yazdi Awan