Genjot Produksi Pangan, Dinas Pertanian Merangin Siapkan Program Cetak Sawah Baru Tahun 2026
Balairakyat.id,-
MERANGIN – Pemerintah Kabupaten Merangin melalui Dinas Pertanian dan Hortikultura terus berkomitmen memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat. Untuk meningkatkan produksi pangan sekaligus memperluas areal pertanian, Dinas Pertanian Merangin menyiapkan program cetak sawah baru yang direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2026 mendatang.
Program tersebut merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memanfaatkan potensi lahan yang masih tersedia di sejumlah wilayah di Kabupaten Merangin.
Melalui program ini, lahan-lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal akan dibuka dan dikembangkan menjadi areal persawahan produktif yang dapat mendukung peningkatan produksi padi daerah.
Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Merangin Mujiburahman, menyampaikan, bahwa program cetak sawah baru ini bertujuan untuk menambah luas lahan tanam padi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Dengan bertambahnya luas lahan sawah, diharapkan produksi beras di Kabupaten Merangin akan meningkat sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peranan penting dalam menopang perekonomian masyarakat, terutama bagi para petani yang menggantungkan penghidupan dari usaha pertanian. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan berbagai program yang dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani.
“Program cetak sawah baru ini merupakan salah satu upaya nyata pemerintah daerah untuk mengoptimalkan potensi pertanian yang ada di Kabupaten Merangin. Dengan adanya tambahan lahan sawah baru, diharapkan produksi padi semakin meningkat dan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya, Kamis (05/03/2026).
Lebih lanjut Mujiburahman, menjelaskan, sebelum program tersebut dilaksanakan, pihak Dinas Pertanian akan melakukan berbagai tahapan persiapan, mulai dari pendataan hingga pemetaan lokasi-lokasi yang memiliki potensi untuk dijadikan lahan persawahan baru. Proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa lahan yang dipilih benar-benar layak dan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kegiatan pertanian.
“Target kita 1.000 Hektar cetak sawah, sekarang sudah ada 100 Hektar yang ada tersebar di sejumlah wilayah Merangin. Seperti di Desa Beringin Tinggi, Rantau Kermas, Pulau Tengah, dan Kecamatan Jangkat Timur,”sebutnya.
Ia juga menghimbau agar kelompok tani atau masyarakat dapat mengusulkan program cetak sawah ditahun ini. Dengan
Sarat, tanah yang tersedia minimal 5 hektar dan status tanah bukan tanah negara ataupun tanah TNKS dan hutan adat.
“Kemiringan tanahnya harus 8 persen, program ini adalah program pemerintah pusat,”ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah desa dan kelompok tani setempat, agar program cetak sawah ini dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Tidak hanya membuka lahan sawah baru, Dinas Pertanian Merangin juga akan memberikan pendampingan dan pembinaan kepada para petani yang terlibat dalam program tersebut.
Pendampingan ini meliputi berbagai aspek, mulai dari teknik pengolahan lahan, pemilihan bibit unggul, pola tanam yang efektif, hingga pengendalian hama dan penyakit tanaman.
Dengan adanya pendampingan tersebut, diharapkan para petani dapat mengelola lahan sawah yang baru dicetak secara optimal sehingga mampu menghasilkan produksi padi yang maksimal.
Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilan petani dalam mengelola usaha pertanian secara lebih modern dan berkelanjutan.
Program cetak sawah baru ini juga dinilai dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang memiliki lahan tidur atau lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
Dengan diolah menjadi lahan persawahan, lahan tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Merangin berharap melalui program cetak sawah tahun 2026 ini, sektor pertanian di daerah dapat semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap ketahanan pangan daerah maupun nasional.
Dengan semakin luasnya areal persawahan produktif di Kabupaten Merangin, diharapkan daerah ini mampu meningkatkan produksi padi secara berkelanjutan serta menjadi salah satu daerah yang berperan penting dalam mendukung ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pertanian juga menjadi bukti keseriusan dalam mendorong kemajuan daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak dalam menjaga ketersediaan pangan di Kabupaten Merangin.
Reporter : Yazdi Awan

